music_note
Pop
music_note
Pop Ballad
music_note
Pop Melayu
music_note
Classic Pop
library_music
6 Lagu
The Mercy's dibentuk di Medan, Sumatera Utara pada tahun 1969 oleh Charles Hutagalung (kibor/vokal), Rinto Harahap (bass/vokal), Reynold Panggabean (drum), Rizal Arsyad (gitar), dan Erwin Harahap (gitar). The Mercy's mendominasi kancah musik pop balada Indonesia pada era 1970-an dengan lagu-lagu melankolis yang sangat menyentuh perasaan rakyat. Lagu mahakarya mereka 'Kisah Seorang Pramuria' (1972), 'Ayah' (ciptaan Rinto Harahap), 'Tiada Lagi', 'Baju Baru', 'Jauh Di Sayang', dan 'Hidupku Sunyi' menjadi tonggak sejarah musik pop Indonesia.
The Mercy's dibentuk di Medan, Sumatera Utara pada tahun 1969 oleh Charles Hutagalung (kibor/vokal), Rinto Harahap (bass/vokal), Reynold Panggabean (drum), Rizal Arsyad (gitar), dan Erwin Harahap (gitar). The Mercy's mendominasi kancah musik pop balada Indonesia pada era 1970-an dengan lagu-lagu melankolis yang sangat menyentuh perasaan rakyat. Lagu mahakarya mereka 'Kisah Seorang Pramuria' (1972), 'Ayah' (ciptaan Rinto Harahap), 'Tiada Lagi', 'Baju Baru', 'Jauh Di Sayang', dan 'Hidupku Sunyi' menjadi tonggak sejarah musik pop Indonesia.
Tentang The Mercy's
The Mercy's dibentuk di Medan, Sumatera Utara pada tahun 1969 oleh Charles Hutagalung (kibor/vokal), Rinto Harahap (bass/vokal), Reynold Panggabean (drum), Rizal Arsyad (gitar), dan Erwin Harahap (gitar). The Mercy's mendominasi kancah musik pop balada Indonesia pada era 1970-an dengan lagu-lagu melankolis yang sangat menyentuh perasaan rakyat. Lagu mahakarya mereka 'Kisah Seorang Pramuria' (1972), 'Ayah' (ciptaan Rinto Harahap), 'Tiada Lagi', 'Baju Baru', 'Jauh Di Sayang', dan 'Hidupku Sunyi' menjadi tonggak sejarah musik pop Indonesia.
The Mercy's dibentuk di Medan, Sumatera Utara pada tahun 1969 oleh Charles Hutagalung (kibor/vokal), Rinto Harahap (bass/vokal), Reynold Panggabean (drum), Rizal Arsyad (gitar), dan Erwin Harahap (gitar). The Mercy's mendominasi kancah musik pop balada Indonesia pada era 1970-an dengan lagu-lagu melankolis yang sangat menyentuh perasaan rakyat. Lagu mahakarya mereka 'Kisah Seorang Pramuria' (1972), 'Ayah' (ciptaan Rinto Harahap), 'Tiada Lagi', 'Baju Baru', 'Jauh Di Sayang', dan 'Hidupku Sunyi' menjadi tonggak sejarah musik pop Indonesia.