Bangun Sugito Tukiman, lebih dikenal sebagai Gito Rollies, lahir di Biak, Papua pada 1 November 1947 dan wafat di Jakarta pada 28 Februari 2008. Gito Rollies diakui sebagai salah satu vokalis rock paling karismatik, enerjik, dan bersuara serak bertenaga terkuat dalam sejarah musik Indonesia.
Selain kejayaan bersama The Rollies, karier solonya melahirkan lagu-lagu legendaris seperti 'Surat Undangan', 'Cinta Yang Tulus', 'Tragedi Buah Apel', 'Nona', dan 'Srikandi'. Di masa tuanya, beliau bertransformasi menjadi mubaligh panutan yang menginspirasi banyak generasi musisi rock untuk berhijrah.
Bangun Sugito Tukiman, lebih dikenal sebagai Gito Rollies, lahir di Biak, Papua pada 1 November 1947 dan wafat di Jakarta pada 28 Februari 2008. Gito Rollies diakui sebagai salah satu vokalis rock paling karismatik, enerjik, dan bersuara serak bertenaga terkuat dalam sejarah musik Indonesia.
Selain kejayaan bersama The Rollies, karier solonya melahirkan lagu-lagu legendaris seperti 'Surat Undangan', 'Cinta Yang Tulus', 'Tragedi Buah Apel', 'Nona', dan 'Srikandi'. Di masa tuanya, beliau bertransformasi menjadi mubaligh panutan yang menginspirasi banyak generasi musisi rock untuk berhijrah.
genetics
Musical DNA & Profil Komposisi
Analisis kecenderungan harmoni, tangga nada favorit, dan gaya penulisan lagu Gito Rollies.
swipe
Swipe
1 Lagu Dianalisis
psychology
100% repertoar lagu Gito Rollies menggunakan tangga nada dasar A dengan rata-rata 16 chord per lagu (Mahir / Kompleks).