Alternative Rock
Pop Rock
Rock Ballad
Indonesian Rock
Satriyo Yudi Wahono, lebih dikenal sebagai Piyu, lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 15 Juli 1973. Gitaris utama, otak komposer, dan produser di balik kebesaran band legendaris Padi (kini Padi Reborn) ini diakui secara luas sebagai salah satu pencipta lagu rock paling jenius dan berpengaruh dalam sejarah musik modern Indonesia. Karya-karya ciptaan monumentalnya meliputi 'Semua Tak Sama', 'Mahadewi', 'Kasih Tak Sampai', 'Sobat', 'Begitu Indah', 'Menanti Sebuah Jawaban', 'Bayangkanlah', 'Harmoni', 'Tempat Terakhir', 'Ternyata Cinta', dan karya solonya 'Hancur'.
Satriyo Yudi Wahono, lebih dikenal sebagai Piyu, lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 15 Juli 1973. Gitaris utama, otak komposer, dan produser di balik kebesaran band legendaris Padi (kini Padi Reborn) ini diakui secara luas sebagai salah satu pencipta lagu rock paling jenius dan berpengaruh dalam sejarah musik modern Indonesia. Karya-karya ciptaan monumentalnya meliputi 'Semua Tak Sama', 'Mahadewi', 'Kasih Tak Sampai', 'Sobat', 'Begitu Indah', 'Menanti Sebuah Jawaban', 'Bayangkanlah', 'Harmoni', 'Tempat Terakhir', 'Ternyata Cinta', dan karya solonya 'Hancur'.
Tentang Piyu (Padi Reborn)
Satriyo Yudi Wahono, lebih dikenal sebagai Piyu, lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 15 Juli 1973. Gitaris utama, otak komposer, dan produser di balik kebesaran band legendaris Padi (kini Padi Reborn) ini diakui secara luas sebagai salah satu pencipta lagu rock paling jenius dan berpengaruh dalam sejarah musik modern Indonesia. Karya-karya ciptaan monumentalnya meliputi 'Semua Tak Sama', 'Mahadewi', 'Kasih Tak Sampai', 'Sobat', 'Begitu Indah', 'Menanti Sebuah Jawaban', 'Bayangkanlah', 'Harmoni', 'Tempat Terakhir', 'Ternyata Cinta', dan karya solonya 'Hancur'.
Satriyo Yudi Wahono, lebih dikenal sebagai Piyu, lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 15 Juli 1973. Gitaris utama, otak komposer, dan produser di balik kebesaran band legendaris Padi (kini Padi Reborn) ini diakui secara luas sebagai salah satu pencipta lagu rock paling jenius dan berpengaruh dalam sejarah musik modern Indonesia. Karya-karya ciptaan monumentalnya meliputi 'Semua Tak Sama', 'Mahadewi', 'Kasih Tak Sampai', 'Sobat', 'Begitu Indah', 'Menanti Sebuah Jawaban', 'Bayangkanlah', 'Harmoni', 'Tempat Terakhir', 'Ternyata Cinta', dan karya solonya 'Hancur'.