NTRL (awalnya Netral) dibentuk di Jakarta pada November 1991 oleh Bagus Dhanar Dhana (vokal utama & bass), Bimo Sulaksono (drum - era awal), dan Alm. Rian (gitar), sebelum diperkuat oleh drummer legendaris Eno Gitara Ryanto / Eno NTRL dan gitaris Christopher Bollemeyer / Coki. NTRL adalah salah satu band punk rock paling bertenaga dan konsisten di Indonesia selama lebih dari 3 dekade.
Lagu mahakarya 'Garuda di Dadaku' (2009) menjadi lagu kebangsaan pemersatu stadion tim nasional olahraga Indonesia. Deretan lagu hits abadi lainnya meliputi 'Terbang Tenggelam', 'Sorry', 'Cinta Gila', 'Haru Biru', 'Pertempuran Hati', 'Lintas Cahaya', dan 'Sakit Jiwa'.
NTRL (awalnya Netral) dibentuk di Jakarta pada November 1991 oleh Bagus Dhanar Dhana (vokal utama & bass), Bimo Sulaksono (drum - era awal), dan Alm. Rian (gitar), sebelum diperkuat oleh drummer legendaris Eno Gitara Ryanto / Eno NTRL dan gitaris Christopher Bollemeyer / Coki. NTRL adalah salah satu band punk rock paling bertenaga dan konsisten di Indonesia selama lebih dari 3 dekade.
Lagu mahakarya 'Garuda di Dadaku' (2009) menjadi lagu kebangsaan pemersatu stadion tim nasional olahraga Indonesia. Deretan lagu hits abadi lainnya meliputi 'Terbang Tenggelam', 'Sorry', 'Cinta Gila', 'Haru Biru', 'Pertempuran Hati', 'Lintas Cahaya', dan 'Sakit Jiwa'.
Об исполнителе NTRL (Netral)
NTRL (awalnya Netral) dibentuk di Jakarta pada November 1991 oleh Bagus Dhanar Dhana (vokal utama & bass), Bimo Sulaksono (drum - era awal), dan Alm. Rian (gitar), sebelum diperkuat oleh drummer legendaris Eno Gitara Ryanto / Eno NTRL dan gitaris Christopher Bollemeyer / Coki. NTRL adalah salah satu band punk rock paling bertenaga dan konsisten di Indonesia selama lebih dari 3 dekade.
Lagu mahakarya 'Garuda di Dadaku' (2009) menjadi lagu kebangsaan pemersatu stadion tim nasional olahraga Indonesia. Deretan lagu hits abadi lainnya meliputi 'Terbang Tenggelam', 'Sorry', 'Cinta Gila', 'Haru Biru', 'Pertempuran Hati', 'Lintas Cahaya', dan 'Sakit Jiwa'.
NTRL (awalnya Netral) dibentuk di Jakarta pada November 1991 oleh Bagus Dhanar Dhana (vokal utama & bass), Bimo Sulaksono (drum - era awal), dan Alm. Rian (gitar), sebelum diperkuat oleh drummer legendaris Eno Gitara Ryanto / Eno NTRL dan gitaris Christopher Bollemeyer / Coki. NTRL adalah salah satu band punk rock paling bertenaga dan konsisten di Indonesia selama lebih dari 3 dekade.
Lagu mahakarya 'Garuda di Dadaku' (2009) menjadi lagu kebangsaan pemersatu stadion tim nasional olahraga Indonesia. Deretan lagu hits abadi lainnya meliputi 'Terbang Tenggelam', 'Sorry', 'Cinta Gila', 'Haru Biru', 'Pertempuran Hati', 'Lintas Cahaya', dan 'Sakit Jiwa'.
group
Состав группы / Участники
(3)
Bagus Dhanar Dhana / Om Bagus(Lead Vocals / Bass Guitar / Songwriter)Eno Gitara Ryanto / Eno NTRL(Drums / Percussion)Christopher Bollemeyer / Coki(Lead Guitar / Backing Vocals)
genetics
Музыкальный ДНК и профиль композиции
Анализ гармонических закономерностей, любимых тональностей и стиля песен NTRL (Netral).
swipe
Swipe
Проанализировано 4 песен
psychology
25% repertoar lagu NTRL (Netral) menggunakan tangga nada dasar Am dengan rata-rata 7 chord per lagu (Tingkat Menengah).