Pop Nostalgia
Tembang Kenangan
Pop Melayu
Classic Pop
D'Lloyd adalah grup musik pop nostalgia legendaris Indonesia yang didirikan pada akhir era 1960-an oleh para personil yang bertugas di instansi maritim/perhubungan laut (Djakarta Lloyd), dipimpin oleh vokalis legendaris bersuara emas Syamsuar Hasyim (Sam D'Lloyd), Bartje Van Houten (lead guitar / komposer utama), Amir 'Uche' (bass), Andre Gultom (saksofon/flute), dan Budiman Pulungan (keyboard). Menjadi salah satu band paling legendaris yang sangat dicintai tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Karya-karya tembang kenangan abadi mereka meliputi 'Hidup Di Bui', 'Semalam Di Malaysia', 'Apa Salah dan Dosaku', 'Rintihan Hidup', 'Oh Tak Mungkin', 'Suster Maria', 'Mengapa Harus Jumpa', 'Titik Noda', dan 'Tak Mungkin Mendua'.
Bagi pemain gitar akustik dan organ, lagu-lagu D'Lloyd menyajikan melodi pop balada klasik yang sangat syahdu dan menggetarkan hati saat dimainkan bersama keluarga.
D'Lloyd adalah grup musik pop nostalgia legendaris Indonesia yang didirikan pada akhir era 1960-an oleh para personil yang bertugas di instansi maritim/perhubungan laut (Djakarta Lloyd), dipimpin oleh vokalis legendaris bersuara emas Syamsuar Hasyim (Sam D'Lloyd), Bartje Van Houten (lead guitar / komposer utama), Amir 'Uche' (bass), Andre Gultom (saksofon/flute), dan Budiman Pulungan (keyboard). Menjadi salah satu band paling legendaris yang sangat dicintai tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Karya-karya tembang kenangan abadi mereka meliputi 'Hidup Di Bui', 'Semalam Di Malaysia', 'Apa Salah dan Dosaku', 'Rintihan Hidup', 'Oh Tak Mungkin', 'Suster Maria', 'Mengapa Harus Jumpa', 'Titik Noda', dan 'Tak Mungkin Mendua'.
Bagi pemain gitar akustik dan organ, lagu-lagu D'Lloyd menyajikan melodi pop balada klasik yang sangat syahdu dan menggetarkan hati saat dimainkan bersama keluarga.
À propos de D'Lloyd
D'Lloyd adalah grup musik pop nostalgia legendaris Indonesia yang didirikan pada akhir era 1960-an oleh para personil yang bertugas di instansi maritim/perhubungan laut (Djakarta Lloyd), dipimpin oleh vokalis legendaris bersuara emas Syamsuar Hasyim (Sam D'Lloyd), Bartje Van Houten (lead guitar / komposer utama), Amir 'Uche' (bass), Andre Gultom (saksofon/flute), dan Budiman Pulungan (keyboard). Menjadi salah satu band paling legendaris yang sangat dicintai tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Karya-karya tembang kenangan abadi mereka meliputi 'Hidup Di Bui', 'Semalam Di Malaysia', 'Apa Salah dan Dosaku', 'Rintihan Hidup', 'Oh Tak Mungkin', 'Suster Maria', 'Mengapa Harus Jumpa', 'Titik Noda', dan 'Tak Mungkin Mendua'.
Bagi pemain gitar akustik dan organ, lagu-lagu D'Lloyd menyajikan melodi pop balada klasik yang sangat syahdu dan menggetarkan hati saat dimainkan bersama keluarga.
D'Lloyd adalah grup musik pop nostalgia legendaris Indonesia yang didirikan pada akhir era 1960-an oleh para personil yang bertugas di instansi maritim/perhubungan laut (Djakarta Lloyd), dipimpin oleh vokalis legendaris bersuara emas Syamsuar Hasyim (Sam D'Lloyd), Bartje Van Houten (lead guitar / komposer utama), Amir 'Uche' (bass), Andre Gultom (saksofon/flute), dan Budiman Pulungan (keyboard). Menjadi salah satu band paling legendaris yang sangat dicintai tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Karya-karya tembang kenangan abadi mereka meliputi 'Hidup Di Bui', 'Semalam Di Malaysia', 'Apa Salah dan Dosaku', 'Rintihan Hidup', 'Oh Tak Mungkin', 'Suster Maria', 'Mengapa Harus Jumpa', 'Titik Noda', dan 'Tak Mungkin Mendua'.
Bagi pemain gitar akustik dan organ, lagu-lagu D'Lloyd menyajikan melodi pop balada klasik yang sangat syahdu dan menggetarkan hati saat dimainkan bersama keluarga.
group
Membres du groupe / Personnel
(4)
Syamsuar Hasyim / Sam D'Lloyd(Lead Vocals / In Memoriam)Bartje Van Houten(Lead Guitar / Songwriter / In Memoriam)Andre Gultom(Saxophone / Flute / In Memoriam)Budiman Pulungan(Keyboards)
genetics
ADN musical et profil de composition
Analyse des modèles harmoniques, des touches préférées et du style d'écriture de D'Lloyd.
swipe
Swipe
6 Chansons analysées
psychology
33% repertoar lagu D'Lloyd menggunakan tangga nada dasar C dengan rata-rata 5.8 chord per lagu (Tingkat Mudah).
music_note
Clés préférées
Tonalité C33% (Chansons de 2)
Tonalité D33% (Chansons de 2)
Tonalité G17% (Chansons de 1)
Tonalité A17% (Chansons de 1)
grid_view
Accords fréquemment utilisés
G(5x)Em(4x)D(4x)A(4x)C(3x)Am(3x)
Moyenne des variations d'accords uniques 5.8 par chanson.
trending_up
Progressions emblématiques
I – IV – iv – I – V – I17%
I – IV – V – I – IV – V17%
I – IV – I – V – I – V17%
speed
Difficulté et ambiance
Complexité Harmonique
Tingkat Mudah
Caractère et ambiance du tempo
Mid-Tempo Pop Akustik
(110 BPM)
Accords de chanson Collection d'accords de guitare D'Lloyd