music_note
Slow Rock
music_note
Pop Melayu
music_note
Pop Minang
music_note
Rock Ballad
library_music
79 Morceaux
Thomas Arya (lahir di Padang, Sumatera Barat pada 20 Maret 1981) adalah penyanyi dan pencipta lagu slow rock Melayu dan pop Minang paling berpengaruh di Indonesia dan Malaysia. Memulai kariernya di industri rekaman sejak akhir era 1990-an, Thomas Arya dikenal dengan warna vokal melengking yang bertenaga, penghayatan lirik cinta yang melankolis, serta solo melodi gitar rock Melayu yang menyayat hati.
Karyanya mencatatkan fenomena luar biasa di era digital dengan miliaran tayangan dan streaming di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Lagu-lagu hits monumentalnya seperti 'Satu Hati Sampai Mati' (duet legendaris bersama Elsa Pitaloka), 'Dermaga Biru', 'Bunga', 'Berbeza Kasta', 'Kecewa Dalam Setia', 'Rela Demi Cinta', 'Syahara', dan 'Harapan Cinta Jadi Dilema' menjadi lagu wajib bagi penikmat slow rock di seluruh pelosok nusantara.
Karakter lagu Thomas Arya menyajikan progresi kunci minor yang dramatis dengan petikan gitar akustik yang mendalam pada bagian bait (verse) dan distorsi rock bertenaga pada bagian reff. Chord lagunya sangat digemari untuk dimainkan saat nongkrong maupun solo cover gitar akustik.
Thomas Arya (lahir di Padang, Sumatera Barat pada 20 Maret 1981) adalah penyanyi dan pencipta lagu slow rock Melayu dan pop Minang paling berpengaruh di Indonesia dan Malaysia. Memulai kariernya di industri rekaman sejak akhir era 1990-an, Thomas Arya dikenal dengan warna vokal melengking yang bertenaga, penghayatan lirik cinta yang melankolis, serta solo melodi gitar rock Melayu yang menyayat hati.
Karyanya mencatatkan fenomena luar biasa di era digital dengan miliaran tayangan dan streaming di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Lagu-lagu hits monumentalnya seperti 'Satu Hati Sampai Mati' (duet legendaris bersama Elsa Pitaloka), 'Dermaga Biru', 'Bunga', 'Berbeza Kasta', 'Kecewa Dalam Setia', 'Rela Demi Cinta', 'Syahara', dan 'Harapan Cinta Jadi Dilema' menjadi lagu wajib bagi penikmat slow rock di seluruh pelosok nusantara.
Karakter lagu Thomas Arya menyajikan progresi kunci minor yang dramatis dengan petikan gitar akustik yang mendalam pada bagian bait (verse) dan distorsi rock bertenaga pada bagian reff. Chord lagunya sangat digemari untuk dimainkan saat nongkrong maupun solo cover gitar akustik.
À propos de Thomas Arya
Thomas Arya (lahir di Padang, Sumatera Barat pada 20 Maret 1981) adalah penyanyi dan pencipta lagu slow rock Melayu dan pop Minang paling berpengaruh di Indonesia dan Malaysia. Memulai kariernya di industri rekaman sejak akhir era 1990-an, Thomas Arya dikenal dengan warna vokal melengking yang bertenaga, penghayatan lirik cinta yang melankolis, serta solo melodi gitar rock Melayu yang menyayat hati.
Karyanya mencatatkan fenomena luar biasa di era digital dengan miliaran tayangan dan streaming di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Lagu-lagu hits monumentalnya seperti 'Satu Hati Sampai Mati' (duet legendaris bersama Elsa Pitaloka), 'Dermaga Biru', 'Bunga', 'Berbeza Kasta', 'Kecewa Dalam Setia', 'Rela Demi Cinta', 'Syahara', dan 'Harapan Cinta Jadi Dilema' menjadi lagu wajib bagi penikmat slow rock di seluruh pelosok nusantara.
Karakter lagu Thomas Arya menyajikan progresi kunci minor yang dramatis dengan petikan gitar akustik yang mendalam pada bagian bait (verse) dan distorsi rock bertenaga pada bagian reff. Chord lagunya sangat digemari untuk dimainkan saat nongkrong maupun solo cover gitar akustik.
Thomas Arya (lahir di Padang, Sumatera Barat pada 20 Maret 1981) adalah penyanyi dan pencipta lagu slow rock Melayu dan pop Minang paling berpengaruh di Indonesia dan Malaysia. Memulai kariernya di industri rekaman sejak akhir era 1990-an, Thomas Arya dikenal dengan warna vokal melengking yang bertenaga, penghayatan lirik cinta yang melankolis, serta solo melodi gitar rock Melayu yang menyayat hati.
Karyanya mencatatkan fenomena luar biasa di era digital dengan miliaran tayangan dan streaming di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Lagu-lagu hits monumentalnya seperti 'Satu Hati Sampai Mati' (duet legendaris bersama Elsa Pitaloka), 'Dermaga Biru', 'Bunga', 'Berbeza Kasta', 'Kecewa Dalam Setia', 'Rela Demi Cinta', 'Syahara', dan 'Harapan Cinta Jadi Dilema' menjadi lagu wajib bagi penikmat slow rock di seluruh pelosok nusantara.
Karakter lagu Thomas Arya menyajikan progresi kunci minor yang dramatis dengan petikan gitar akustik yang mendalam pada bagian bait (verse) dan distorsi rock bertenaga pada bagian reff. Chord lagunya sangat digemari untuk dimainkan saat nongkrong maupun solo cover gitar akustik.
genetics
ADN musical et profil de composition
Analyse des modèles harmoniques, des touches préférées et du style d'écriture de Thomas Arya.
70 Chansons analysées
psychology
43% repertoar lagu Thomas Arya menggunakan tangga nada dasar Am dengan rata-rata 7.4 chord per lagu (Tingkat Menengah).
music_note
Clés préférées
Tonalité Am43% (Chansons de 30)
Tonalité Em34% (Chansons de 24)
Tonalité Dm4% (Chansons de 3)
Tonalité C4% (Chansons de 3)
grid_view
Accords fréquemment utilisés
Am(58x)G(57x)C(54x)E(51x)Em(43x)D(42x)
Moyenne des variations d'accords uniques 7.4 par chanson.
trending_up
Progressions emblématiques
i – VI – ♭VII – i – VI – ♭VII6%
i – ♭VII – VI – ♭VII – i – ♭VII4%
iv – i – ♭VII – i3%
speed
Difficulté et ambiance
Complexité Harmonique
Tingkat Menengah
Caractère et ambiance du tempo
Mid-Tempo Pop Akustik
(110 BPM)
Accords de chanson Collection d'accords de guitare Thomas Arya