Black Brothers dibentuk di Jayapura, Irian Jaya (Papua) pada tahun 1976 oleh Andy Ayamiseba (manajer/pendiri), Hengky Sumanti Miratoneng (vokal & lead guitar), August Rumaropen (gitar), David Hutabarat (keyboard), Amry M. Kahar (brass/saksofon), dan Stevie Mambor (drum).
Black Brothers adalah grup musik asal Papua paling legendaris yang menggebrak kancah musik Indonesia dan Pasifik Selatan. Memadukan funk rock yang bergetar cepat, alunan brass section bertenaga, dan ketukan reggae, lagu-lagu mereka seperti 'Hari Kiamat', 'Kisah Seorang Pramuria' (versi funk rock), 'Derita Tiada Akhir', 'Huembello', dan 'Sajojo' menjadi warisan budaya emas Papua.
Black Brothers dibentuk di Jayapura, Irian Jaya (Papua) pada tahun 1976 oleh Andy Ayamiseba (manajer/pendiri), Hengky Sumanti Miratoneng (vokal & lead guitar), August Rumaropen (gitar), David Hutabarat (keyboard), Amry M. Kahar (brass/saksofon), dan Stevie Mambor (drum).
Black Brothers adalah grup musik asal Papua paling legendaris yang menggebrak kancah musik Indonesia dan Pasifik Selatan. Memadukan funk rock yang bergetar cepat, alunan brass section bertenaga, dan ketukan reggae, lagu-lagu mereka seperti 'Hari Kiamat', 'Kisah Seorang Pramuria' (versi funk rock), 'Derita Tiada Akhir', 'Huembello', dan 'Sajojo' menjadi warisan budaya emas Papua.