music_note
Pop Melayu
music_note
Pop Ballad
music_note
Indie Pop
library_music
6 Songs
D'Paspor dibentuk di Indramayu / Cirebon pada era 2000-an. D'Paspor adalah fenomena musik pop melayu balada bawah tanah (indie) yang lagu-lagunya menyebar masif ke jutaan pendengar di seluruh pelosok Indonesia dan menjadi lagu paling dicari kunci gitarnya. Lagu-lagu mahakaryanya meliputi 'Buku Harian', 'Hatiku Menangis', 'Cinta Tak Direstui', 'Rinduku', 'Dan Bila', 'Pergi', 'Takkan Ada Lagi', dan 'Cinta Terbaik'.
D'Paspor dibentuk di Indramayu / Cirebon pada era 2000-an. D'Paspor adalah fenomena musik pop melayu balada bawah tanah (indie) yang lagu-lagunya menyebar masif ke jutaan pendengar di seluruh pelosok Indonesia dan menjadi lagu paling dicari kunci gitarnya. Lagu-lagu mahakaryanya meliputi 'Buku Harian', 'Hatiku Menangis', 'Cinta Tak Direstui', 'Rinduku', 'Dan Bila', 'Pergi', 'Takkan Ada Lagi', dan 'Cinta Terbaik'.
About D'Paspor
D'Paspor dibentuk di Indramayu / Cirebon pada era 2000-an. D'Paspor adalah fenomena musik pop melayu balada bawah tanah (indie) yang lagu-lagunya menyebar masif ke jutaan pendengar di seluruh pelosok Indonesia dan menjadi lagu paling dicari kunci gitarnya. Lagu-lagu mahakaryanya meliputi 'Buku Harian', 'Hatiku Menangis', 'Cinta Tak Direstui', 'Rinduku', 'Dan Bila', 'Pergi', 'Takkan Ada Lagi', dan 'Cinta Terbaik'.
D'Paspor dibentuk di Indramayu / Cirebon pada era 2000-an. D'Paspor adalah fenomena musik pop melayu balada bawah tanah (indie) yang lagu-lagunya menyebar masif ke jutaan pendengar di seluruh pelosok Indonesia dan menjadi lagu paling dicari kunci gitarnya. Lagu-lagu mahakaryanya meliputi 'Buku Harian', 'Hatiku Menangis', 'Cinta Tak Direstui', 'Rinduku', 'Dan Bila', 'Pergi', 'Takkan Ada Lagi', dan 'Cinta Terbaik'.