Lolot dibentuk di Denpasar, Bali pada tahun 2002 oleh Made Bawa / Lolot (vokal & gitar ritem), Doni (lead guitar), Lanang (bass), dan Hendra (drum). Lolot menciptakan revolusi kebudayaan di Bali dengan membuktikan bahwa bahasa daerah Bali sangat bertenaga dan megah ketika dipadukan dengan distorsi musik grunge dan heavy alternative rock.
Album debut 'Gumine Mangkin' (2003) dan 'The Best of Lolot' melahirkan lagu-lagu kebangsaan pemuda Bali seperti 'Tresna Memaksa', 'Dagang Kopi', 'Ulian Hape', 'Ngugut Jeriji', 'Beli Kuli', dan 'Keagungan Tuhan'. Lolot dianugerahi berbagai penghargaan musik Bali dan memiliki basis penggemar militan (Bali Rocker).
Lolot dibentuk di Denpasar, Bali pada tahun 2002 oleh Made Bawa / Lolot (vokal & gitar ritem), Doni (lead guitar), Lanang (bass), dan Hendra (drum). Lolot menciptakan revolusi kebudayaan di Bali dengan membuktikan bahwa bahasa daerah Bali sangat bertenaga dan megah ketika dipadukan dengan distorsi musik grunge dan heavy alternative rock.
Album debut 'Gumine Mangkin' (2003) dan 'The Best of Lolot' melahirkan lagu-lagu kebangsaan pemuda Bali seperti 'Tresna Memaksa', 'Dagang Kopi', 'Ulian Hape', 'Ngugut Jeriji', 'Beli Kuli', dan 'Keagungan Tuhan'. Lolot dianugerahi berbagai penghargaan musik Bali dan memiliki basis penggemar militan (Bali Rocker).