Radja didirikan di Jakarta pada 17 Maret 2001 oleh dua bersaudara asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan: Ian Kasela (vokal) dan Moldy (gitar), bersama Seno (bass) dan Adit (drum). Ciri khas kacamata hitam yang selalu dikenakan Ian Kasela dan riff gitar catchy Moldy menjadi identitas visual yang ikonik. Album kedua 'Langkah Baru' (2004) mencetak rekor penjualan fenomenal jutaan keping kaset di Indonesia dan Malaysia lewat rentetan hits 'Jujur', 'Bulan', 'Tulus', 'Cinderella', 'Ga Ada Waktu', dan 'Benci Bilang Cinta'.
Radja didirikan di Jakarta pada 17 Maret 2001 oleh dua bersaudara asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan: Ian Kasela (vokal) dan Moldy (gitar), bersama Seno (bass) dan Adit (drum). Ciri khas kacamata hitam yang selalu dikenakan Ian Kasela dan riff gitar catchy Moldy menjadi identitas visual yang ikonik. Album kedua 'Langkah Baru' (2004) mencetak rekor penjualan fenomenal jutaan keping kaset di Indonesia dan Malaysia lewat rentetan hits 'Jujur', 'Bulan', 'Tulus', 'Cinderella', 'Ga Ada Waktu', dan 'Benci Bilang Cinta'.
group
Band Members / Personnel
(4)
Ian Kasela(Lead Vocals)Moldy / Moldiansyah Mulyadi(Lead Guitar / Songwriter)Seno(Bass Guitar)Adit(Drums)
genetics
Musical DNA & Composition Profile
Analysis of harmonic patterns, favorite keys, and songwriting style of Radja.
swipe
Swipe
42 Songs Analyzed
psychology
33% repertoar lagu Radja menggunakan tangga nada dasar C dengan rata-rata 7.9 chord per lagu (Tingkat Menengah).