music_note
Dangdut
music_note
Dangdut Rock
music_note
Melayu
music_note
Pop Dangdut
library_music
44 Songs
Raden Haji Oma Irama, yang dikenal luas sebagai Rhoma Irama (lahir di Tasikmalaya, 11 Desember 1946), adalah musisi, penyanyi, pencipta lagu, dan aktor legendaris yang dinobatkan sebagai 'Raja Dangdut' (King of Dangdut). Melalui grup musik yang didirikannya pada 13 Oktober 1973, Soneta Group ('Voice of Moslem'), Rhoma Irama merevolusi musik Melayu menjadi genre Dangdut modern dengan memadukan unsur musik rock Barat (riff gitar ala Deep Purple), musik India, dan lirik dakwah moral serta kritik sosial.
Karier bermusiknya yang membentang lebih dari lima dekade telah melahirkan lebih dari 1.000 lagu ciptaan dan puluhan film box office Indonesia. Karya-karya agungnya seperti 'Begadang', 'Darah Muda', 'Judi', 'Mirasantika', 'Keramat', 'Gala Gala', 'Adu Domba', 'Rupiah', 'Syahdu', dan 'Sebujur Bangkai' telah menjadi warisan budaya tak ternilai yang diakui secara akademis di tingkat internasional oleh para etnomusikolog dunia (Forsa).
Karakter musik Rhoma Irama memadukan solo gitar elektrik Steinberger tanpa kepala (headless guitar) yang khas dengan ketukan tabla kendang dangdut yang rumit. Kunci gitar lagu-lagu Rhoma Irama sangat kaya akan modulasi akor dan menjadi rujukan utama pembelajaran akor dangdut di Indonesia.
Raden Haji Oma Irama, yang dikenal luas sebagai Rhoma Irama (lahir di Tasikmalaya, 11 Desember 1946), adalah musisi, penyanyi, pencipta lagu, dan aktor legendaris yang dinobatkan sebagai 'Raja Dangdut' (King of Dangdut). Melalui grup musik yang didirikannya pada 13 Oktober 1973, Soneta Group ('Voice of Moslem'), Rhoma Irama merevolusi musik Melayu menjadi genre Dangdut modern dengan memadukan unsur musik rock Barat (riff gitar ala Deep Purple), musik India, dan lirik dakwah moral serta kritik sosial.
Karier bermusiknya yang membentang lebih dari lima dekade telah melahirkan lebih dari 1.000 lagu ciptaan dan puluhan film box office Indonesia. Karya-karya agungnya seperti 'Begadang', 'Darah Muda', 'Judi', 'Mirasantika', 'Keramat', 'Gala Gala', 'Adu Domba', 'Rupiah', 'Syahdu', dan 'Sebujur Bangkai' telah menjadi warisan budaya tak ternilai yang diakui secara akademis di tingkat internasional oleh para etnomusikolog dunia (Forsa).
Karakter musik Rhoma Irama memadukan solo gitar elektrik Steinberger tanpa kepala (headless guitar) yang khas dengan ketukan tabla kendang dangdut yang rumit. Kunci gitar lagu-lagu Rhoma Irama sangat kaya akan modulasi akor dan menjadi rujukan utama pembelajaran akor dangdut di Indonesia.
About Rhoma Irama
Raden Haji Oma Irama, yang dikenal luas sebagai Rhoma Irama (lahir di Tasikmalaya, 11 Desember 1946), adalah musisi, penyanyi, pencipta lagu, dan aktor legendaris yang dinobatkan sebagai 'Raja Dangdut' (King of Dangdut). Melalui grup musik yang didirikannya pada 13 Oktober 1973, Soneta Group ('Voice of Moslem'), Rhoma Irama merevolusi musik Melayu menjadi genre Dangdut modern dengan memadukan unsur musik rock Barat (riff gitar ala Deep Purple), musik India, dan lirik dakwah moral serta kritik sosial.
Karier bermusiknya yang membentang lebih dari lima dekade telah melahirkan lebih dari 1.000 lagu ciptaan dan puluhan film box office Indonesia. Karya-karya agungnya seperti 'Begadang', 'Darah Muda', 'Judi', 'Mirasantika', 'Keramat', 'Gala Gala', 'Adu Domba', 'Rupiah', 'Syahdu', dan 'Sebujur Bangkai' telah menjadi warisan budaya tak ternilai yang diakui secara akademis di tingkat internasional oleh para etnomusikolog dunia (Forsa).
Karakter musik Rhoma Irama memadukan solo gitar elektrik Steinberger tanpa kepala (headless guitar) yang khas dengan ketukan tabla kendang dangdut yang rumit. Kunci gitar lagu-lagu Rhoma Irama sangat kaya akan modulasi akor dan menjadi rujukan utama pembelajaran akor dangdut di Indonesia.
Raden Haji Oma Irama, yang dikenal luas sebagai Rhoma Irama (lahir di Tasikmalaya, 11 Desember 1946), adalah musisi, penyanyi, pencipta lagu, dan aktor legendaris yang dinobatkan sebagai 'Raja Dangdut' (King of Dangdut). Melalui grup musik yang didirikannya pada 13 Oktober 1973, Soneta Group ('Voice of Moslem'), Rhoma Irama merevolusi musik Melayu menjadi genre Dangdut modern dengan memadukan unsur musik rock Barat (riff gitar ala Deep Purple), musik India, dan lirik dakwah moral serta kritik sosial.
Karier bermusiknya yang membentang lebih dari lima dekade telah melahirkan lebih dari 1.000 lagu ciptaan dan puluhan film box office Indonesia. Karya-karya agungnya seperti 'Begadang', 'Darah Muda', 'Judi', 'Mirasantika', 'Keramat', 'Gala Gala', 'Adu Domba', 'Rupiah', 'Syahdu', dan 'Sebujur Bangkai' telah menjadi warisan budaya tak ternilai yang diakui secara akademis di tingkat internasional oleh para etnomusikolog dunia (Forsa).
Karakter musik Rhoma Irama memadukan solo gitar elektrik Steinberger tanpa kepala (headless guitar) yang khas dengan ketukan tabla kendang dangdut yang rumit. Kunci gitar lagu-lagu Rhoma Irama sangat kaya akan modulasi akor dan menjadi rujukan utama pembelajaran akor dangdut di Indonesia.
genetics
Musical DNA & Composition Profile
Pillar 9
Analysis of harmonic patterns, favorite keys, and songwriting style of Rhoma Irama.
44 Songs Analyzed
psychology
36% repertoar lagu Rhoma Irama menggunakan tangga nada dasar A dengan rata-rata 10.5 chord per lagu (Tingkat Menengah).